Siapa kami
Kongregasi Salesian di dunia
Serikat Salesian Santo Yohanes Bosco, yang biasa dikenal sebagai Salesian Don Bosco, adalah sebuah kongregasi religius pria dalam Gereja Katolik. Kongregasi ini didirikan pada tanggal 18 Desember 1859 oleh Santo Yohanes Bosco dan disahkan sebagai tarekat religius klerikal bertingkat kepausan sejak 1 Maret 1869.
Tujuannya adalah pengajaran dan pendidikan kaum muda, terutama yang paling miskin dan terlantar, di sekolah-sekolah, lembaga pendidikan kejuruan, dan berbagai lembaga kaum muda. Kongregasi ini juga menjalankan perutusan pendidikannya di kalangan rakyat kecil, terutama di daerah-daerah yang paling terpencil dan terabaikan.
Karya pastoral dikembangkan dalam kerja sama dengan Gereja setempat dan menyatu dengan konteks budaya negara-negara tempat para Salesian berkarya, dengan menghargai tradisi-tradisinya serta memajukan dialog antara Injil dan budaya setempat.
Para Salesian hadir di banyak negara di lima benua.
Situs resmi Kantor Pusat ini menyajikan informasi tentang kegiatan, tujuan, dan cara kerja Serikat.
Kantor Pusat Salesian berkedudukan di Roma, Via Marsala no. 42.
Identitas
Identitas Salesian berlandaskan pada pembaktian diri kepada Allah demi kaum muda. Para anggotanya hidup dalam komunitas dan berbagi perutusan pendidikan dan pastoral menurut karisma Don Bosco, yang terilhami oleh spiritualitas Santo Fransiskus dari Sales, yang namanya dipakai oleh Kongregasi.
Para Salesian mengikrarkan nasihat-nasihat Injil melalui kaul kemiskinan, kemurnian, dan ketaatan. Hidup doa, mendengarkan Roh Kudus, dan kesetiaan pada magisterium Gereja merupakan acuan dasar pengalaman religius mereka.
Pilihan utama bagi kaum muda, terutama yang paling miskin dan terlantar, mengarahkan kegiatan pendidikan, pastoral, dan sosial. Ungkapan tradisional yang menyebut mereka “tanda dan pembawa kasih Allah bagi kaum muda” merangkum cakrawala rohani dan operasional perutusan mereka.
Komunitas
Kongregasi terdiri atas anggota-anggota yang berasal dari berbagai bangsa, bahasa, dan budaya, yang dipersatukan oleh panggilan Salesian yang sama. Komunitas-komunitas terdiri atas klerus dan awam yang dibaktikan (bruder Salesian) yang berbagi perutusan yang sama dan bekerja sama secara saling melengkapi.
Hidup berkomunitas merupakan bagian integral dari pembaktian diri kepada Allah dan mencakup persaudaraan sehari-hari, tanggung jawab bersama dalam perutusan, dan keterlibatan dalam pendidikan di tengah kaum muda.
Perutusan karismatis, hidup persaudaraan, dan penghayatan nasihat-nasihat Injil merupakan unsur-unsur yang tak terpisahkan dari pengalaman Salesian dan berpadu dalam satu orientasi pelayanan kepada Allah demi kaum muda.










